BERBAGI ILMU BERSAMA RESTIANI APRI

Selasa, 12 Juni 2012

KOMPOSISI DAN KOMPONEN TUBUH


Struktur tubuh manusia terdiri dari sel-sel yang merupakan bagian yang terkecil dari makhluk hidup (tubuh manusia) yang hanya bisa dilihat dengan mikroskop. Sekumpulan sel-sel yang serupa bentuknya, besarnya dan serupa pekerjaan terikat menjadi satu membentuk jaringan. Kumpulan bermacam jaringan yang mempunyai fungsi khusus disebut organ. Susunan beberapa organ membentuk suatu sistem dalam tubuh manusia.

1)      STRUKTUR SEL
Sel adalah bagian terkecil dari tubuh manusia, yang ukurannya sangat kecil sehingga hanya dapat dilihat dengan mikroskop. Bagian-bagian sel meliputi :
a)       Dinding sel / membran sel
Merupakan selaput sel yang tipis dan melindungi sel serta struktur yang ada di dalamnya
b)      Protoplasma
i)        Sitoplasma, bahan koloid yang sangat kompleks  tdd protein, hidrat arang, lemak, garam, vitamin, air serta beberapa struktur sel yang terendam di dalamnya y.i :
(1)          Mitokondria, bentuk bulat lonjong dekat inti sel, merupakan pusat tenaga untuk aktifitas sel
(2)          Badan Golgi, benag-benang fibril/saluran kecil sekitar sentrosom, berfungsi dalam sekresi sel
(3)          Sentrosom, sebagian kecil sitoplasma yang padat dan berperan penting dalam pembelahan sel
(4)          Vakuola, rongga-rongga kecil berisi cairan sel atau udara. Berfungsi untuk menyimpan bahan makanan dan mengumpulkan sisa makanan yang akan dikeluarkan.
ii)      Inti sel / nucleus, terdiri atas masa protoplasma yang lebih padat dan terpisah dari sitoplasma oleh membrane nucleus. Pada umumnya terletak di tengah, merupakan pusat kegiatan kimiawi untuk hidupnya sel dalam mengatur pertumbuhan, perkembangan dan pembelahan sel. Didalam inti sel terdapat anak inti /nucleolus, linin (benang-benang jala) dan kromosom (pembawa sifat keturunan)

Reproduksi sel
Sel memperbanyak diri dengan 3 cara yaitu :
1.      mitosis (memperbanyak diri secara tidak langsung )
                       
a.       Profase, pada fase ini nucleus mengalami 2 perubahan yaitu kromatin berubah menjadi benang-benang / filamen-filamen kromosom, nucleus dan membrane nucleus menghilang. Pada sitoplasma sentrosom pecah menjadi 2 sentriol yang bergerak saling menjauh membentuk kutub-kutub
b.       Metafase, pada fase ini kromosom-kromosom terikat pada equator yang dikeluarkan oleh sentrosom dan berbentuk seperti pancaran sinar.
c.       Anafase, pada fase ini tiap kromosom pecah menjadi 2 (46 kromosom pada sel manusia membelah menjadi 92 sel) dan bergerak mendekati 2 kutub sentrosom dengan jumlah sama banyak
d.      Telofase, dalam fase ini timbul nucleus baru yang menyelubungi kromosom muda diikuti oleh terbelahnya membrane sel. Kemudian kromosaom-kromosom tersebut berubah menjadi kromatin kemudian menjadi nucleus dan terbentuklah 2 sel muda.
Proses mitosis berlangsung dalam menit – jam tergantung jenis sel.

2.       Amitosis atau meiosis (memperbanyak diri secara langsung)
            Pada proses ini sel mebelah diri secar langsung dari 1 menjadi 2 kemudian jadi 4 dst. Pada proses ini satu sel hanya memiliki 23 kromosom. Contoh spermatozoa dan ovum.

3.      Memperbanyak diri dengan berjenis kelamin
            Terjadi bila spermatozoa dan ovum bertemu, kemudian menyatu menjadi sel zigot yang memiliki 46 kromosom. Zigot akan bermitosis terus yang akhirnya menjadi embrio, janin dan seterusnya.
Metabolisme sel
                Proses metabolisme meliputi proses anabolisme dan katabolisme. Sel merupakan unit yang sangat aktif yang menyerap makanan dari cairan interstitial melalui membran sel dan masuk ke cairan intraseluler /sitoplasma dan kemudian diasimilasi. Bahan makanan ini digunakan untuk menambah besar sel dan mengganti bagian-bagian sel yang rusak. Kegiatan ini disebut proses anabolisme
                Sebaliknya untuk kegiatan-kegiatan sel, beberapa bahan makanan yang diserap digunakan sebagai bahan baker dan dipecah sebagai energi. Proses ini disebut katabolisme.

Kepekaan terhadap rangsangan dan kemampuan menghantar
                Bila sel dirangsang secara kimia, fisik ataupun mekanik, maka sel akan bereaksi mengerut seperti sel otot, menghasilkan secret seperti sel pada lambung, ataupun menghantar rangsangan seperti sel syaraf.

2)      JARINGAN DASAR TUBUH
                Jaringan merupakan sekumpulan sel yang seripa bentuk, besar dan pekerjaannya yang tersusun menjadi satu dan mempunyai fungsi tertentu. Macam-macam jaringan :
1.       Jaringan penutup
a.       Jaringan epitel
-           merupakan jaringan yang menutupi tubuh atau permukaan tubuh bagian luar dan bagian dalam yang berhubungan dengan udara.
-          jaringan epitel yang menutupi tubuh bagian dalam misalnya pada rongga mulut dan rongga hidung berupa selaput lendir / mukosa. Pada beberapa tempat mukosa ini letaknya menjorok kedalam membentuk kelenjar
-          fungsi jaringan epithel :

o   proteksi
o   absorpsi
o   sekresi
o      menerima rangsangan dari luar
o      ekskresi
o      filtrasi

-          sifat jaringan epitel :
o   membentuk selaput atau membrane
o   melekat pada jaringan yang ada di bawahnya
o   sel satu dengan yang lainnya diikat oleh myofibril
o   regenerasinya baik
-          jenis jaringan epitel :
o   jaringan epithel membrane, macamnya :
§  jaringan epitel sederhana (1 lapis sel)
·         epitel skuamosa / pipih
·         epitel kubus / kuboidea
·         epitel silinder / kolumnar
§  jaringan epitel berlapis palsu (majemuk)
§  jaringan epitel berlapis (lebih dari satu lapis sel)
o   jaringan epitel glandular (khusus untuk sekresi)
§  jaringan endokrin, mengirim sekresinya ke target organ
§  jaringan eksokrin, mengirim sekresi melalui pembuluh darah
b.       Jaringan endotel
-          jaringan yang menutupi tubuh bagian dalam yang tidak berhubungan dengan udara
-          bentuk pada umumnya berupa epitel skuamosa sederhana
-          terdapat pada permukaan dalam pembuluh darah, pembuluh limfe dan jantung

2.       Jaringan penunjang

a.       Jaringan ikat
-          jaringan yang diantara sel-selnya terdapat banyak zat interseluler yang terdiri dari serabut kenyal dan serabut kolagen
-          bentuk bahan seluler :
o   amorfus : cairan , kenyal seperti agar-agar atau bersifat keras
o   fibrosa : kolagen, retikuler, benang-benang elastis
-          fungsi sel-sel jaringan ikat :

o   membuat bahan interseluler
o   membuat sel darah
o   fagositosis
o   membuat antibody
o   membuat heparin

-          macam sel jaringan ikat :

o   sel makrofag
o   sel mast
o   sel fibroblast
o   sel lemak
o   sel plasma
o   sel pigmen

-          macam jaringan ikat :
o   jaringan ikat embrional
§  selnya berbentuk bintang, zat interselulernya menyerupai selai
§  terdapat pada embrio dan sekeliling tali pusat
o   jaringan ikat areolar
§  sel-selnya terpisah oleh zat selai cair yang kaya serabut jala
§  fungsi sebagai tempat penyimpanan air
§  penting pada proses peradangan
o   jaringan ikat gembur
§  hubungan sel-selnya longgar karena memiliki banyak lubang kecil
§  terdapat di bawah kulit dan banyak mengandunglemak
§  fungsi sebagai bahan penahan, pelindung dan cadangan makanan
o   jaringan ikat fibrosa
§  jaringan ikat areolar kaya fibrous atau kolagen
§  fungsi sebagai penunjang , pembungkus dan penghubung antar jaringan
§  missal : ligamentum, fasia, aponeurosis, tendon
o   jaringan ikat kenyal
§  diantara sel-selnya mengandung serabut kenyal yang elastis
§  terdapat pada dinding pembuluh darah
o   retikuloenotelial system (RES)
§  jaringan ikat istimewa yang dapat menghasilkan sel darah putih
§  terdapat di hati dan limpa

b.       Jaringan rawan / tulang rawan / kartilago
-          lebih pekat dari jaringan ikat biasa, mengandung sel kondrosit dan kondroblas. Tidak mengandung pembuluh darah.
-          banyak mengandung CaCO3, lebih kuat dari jaringan ikat biasa, tetapi tetap elastis, mudah dibengkokkan dan tidak mudah patah.
-          Diselubungi oleh perikondrium
-          Macam Jaringan kartilago :
o   Kartilago hialin, terdapat pada ujung sendi, rawan hidung, antara tulang rusuk dan tulang dada, badan embrio, laring, trakea dan bronkus
o   Kartilago elastis, terdapat di daun telinga, epiglottis dan tuba eustachius
o   Kartilago fibrosa, terdapat pada ruang tulang belakang dan simphisis
-          Fungsi jaringan kartilago
o   Menutup ujung-ujung tulang
o   Penyangga pada embrio, hidung dan telinga
o   Penyambung antara tulang, missal pada sendi

c.       Jaringan tulang
-          merupakan jaringan ikat yang keras, mengandung sel osteosit dan osteoblas
-          mengandung banyak mineral yang mengandung zat kapur/kalsium dan zat perekat
-          diselubungi oleh periosteum
-          fungsi jaringan tulang :
o   menjaga berdirinya tubuh
o   membentuk rongga untuk melindungi organ didalamnya
o   membentuk persendian
o   tempat melekatnya ligament dan otot
-          macam jaringan tulang berdasar bentuknya :
o   tulang panjang, bentuk seperti pipa. Misal tulang humerus, tulang tibia, tulang femur.
o   tulang pendek, bentuk pendek dan tidak teratur. Contoh tulang vertebrae
o   tulang pipih, bentuk lebar dan tipis. Missal tulang wajah
-          bagian-bagian jaringan tulang :
o   jaringan tulang kompakta, terdapat pada bagian tengah/diafisis tulang panjang
o   jaringan tulang spongiosa, terdapat pada bagian ujung/epifisis tulang panjang
o   jaringan ikat periosteum
o   medulla osseum flava, berisi sumsum tulang kuning
o   sumsum tulang kuning, menghasilkan lemak
o   sumsum tulang merah, menghasilkan erotroblast, mioblast, osteoblast dan retikulosit
o   endosteum, pembatas jaringan dan sumsum tulang
3.      Jaringan otot

-          terdiri dari sel otot berbentuk panjang dan ramping. Tiap sel otot mempunyai serabut otot dan serabut-serabut otot tersusun menjadi jaringan otot
-          fungsi otot sebagi alat penggerak tubuh, gerak/kerja berlebihan terjadi hipertrophi, tidak dipergunakan dalam waktu lama terjadi atrofi
-          bentuk otot :
o   otot serat lintang / otot lurik
§    memiliki garis – garis melintang
§    berkontraksi sesuai kemauan ( otot sadar )
§    terdapat hamper di seluruh tubuh
o   otot polos
§  licin, tidak mempunyai garis lintang
§  berkontraksi tidak menurut kemauan (otot tidak sadar)
§  terdapat pada dinding saluran cerna, dinding pembuluh darah dan saluran alat kandungan
o   otot jantung, bentuk seperti otot lurik kerja seperti otot polos

4.      Jaringan syaraf

-          terdiri dari sel syaraf berbentuk bintang, halus dan panjang
-          sekumpulan sel syaraf diselubungi oleh endoneurium, beberapa ikatan endoneurium dikelilingi oleh perineurium. Beberapa ikatan  perineurium dikumpulkan menjadi syaraf yang panjang dan diselungi oleh epineurium
-          bagian-bagiannya :
o   dendrit, tajuk sel pendek dan banyak. Menghantar impuls dari luar ke dalam sel syaraf
o   neurit, tajuk panjang dan halus. Menghantar impuls dari badan sel ke luar sel. Neurit diselubungi oleh neuolema/selaput schwan
o   badan sel, terdapat terutama di otak dan sumsum tulang belakang
-          macam-macam syaraf
o   syaraf motorik, membawa rangsangan otak dan sumsum tulang belakang menuju ke otot dan kelenjar
o   syaraf sensorik, membawa rangsangan dari luar menuju pusat




5.      Jaringan cairan

 terdiri dari sel darah (eritrosit, leukosit, trombosit) dan cairan darah/plasma (serum, protein dan mineral)

3)      CAIRAN TUBUH
            Cairan tubuh (bahasa Inggris: interstitial fluid, tissue fluid, interstitium) adalah cairan suspensi sel di dalam tubuh makhluk multiselular seperti manusia atau hewan yang memiliki fungsi fisiologis tertentu. Cairan tubuh merupakan komponen penting bagi fluida ekstraselular, termasuk plasma darah dan fluida transelular. Cairan tubuh dapat ditemukan pada spasi jaringan (bahasa Inggris: tissue space, interstitial space).
Rata-rata seseorang memerlukan sekitar 11 liter cairan tubuh untuk nutrisi sel dan pembuangan residu jaringan tubuh. Kelebihan cairan tubuh dikeluarkan melalui air seni. Kekurangan cairan tubuh menyebabkan seseorang kehausan dan akhirnya dehidrasi.
Jenis-jenis Cairan        :
1.      Darah adalah cairan yang terdapat pada semua makhluk hidup(kecuali tumbuhan) tingkat tinggi yang berfungsi mengirimkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut bahan-bahan kimia hasil metabolisme, dan juga sebagai pertahanan tubuh terhadap virus atau bakteri. Istilah medis yang berkaitan dengan darah diawali dengan kata hemo- atau hemato- yang berasal dari bahasa Yunani haima yang berarti darah.
2.      Plasma darah adalah komponen darah berbentuk cairan berwarna kuning yang menjadi medium sel-sel darah, dimana sel darah ditutup. 55% dari jumlah/volume darah merupakan plasma darah. Volume plasma darah terdiri dari 90% berupa air dan 10% berupa larutan protein, glukosa, faktor koagulasi, ion mineral, hormon dan karbon dioksida. Plasma darah juga merupakan medium pada proses ekskresi.
3.       Sitosol (bahasa Inggris: cytosol) adalah komponen sel di dalam sitoplasma yang berupa cairan. Sebagian metabolisme sel terjadi di sini .
Protein dalam sitosol berperan penting dalam jalur transduksi sinyal selular dan glikolisis.
Sebagian besar sitosol terdiri atas air, ion terlarut, molekul kecil, dan sejumlah besar molekul larut air (seperti protein). Mengandung sekitar 20-30% protein.
pH sitosol manusia yang normal (sekitar) 7 (netral), sedangkan pH cairan ekstrasel 7,4.

Air beserta unsur-unsur yang ada didalamnya yang berguna untuk metabolisme tubuh disebut cairan tubuh. Cairan tubuh merupakan 60% dari berat badan manusia dewasa dan terbagi menjadi :
1.       Cairan Intra Seluler (CIS), 40% BB dan terdapat dalam sel
2.       Cairan Ekstra Seluler (CES) 20% BB terdiri dari :
a.       Cairan Intravaskuler, 15% BB dan terdapat dalam pembuluh darah
b.       Cairan Interstisiil, 5% BB dan terdapat diantara sel-sel tubuh

Pertukaran Cairan
                Pertukaran cairan intraseluler dan ekstraseluler diatur oleh keseimbangan tekanan hidrostatik dan tekanan osmotik serta permeabilitas selektif dari membrane sel. Pada ujung kapiler arteri tekanan hidrostaik lebih tinggi sehingga mendorng cairan keluar dari pembuluh darah, sedang pada ujung kapiler vena tekanan hidrostatik kurang dan tekanan onkotik berperan untuk menyerap kembali cairan masuk ke dalam pembuluh darah. Sebagian cairan yang keluar dari pembuluh darah kembali melalui pembuluh limfe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar